Berkah Tasyakuran Cepitan Rayan: Keluarga Besar Bapak Jayadi dan Bapak Tatang Gelar Syukuran Khitan Penuh Haru, Wujudkan Anak Sholeh Berbakti Kepada Agama, Bangsa dan Orang Tua
LEBAK,, Banten -* Dalam suasana penuh khidmat, haru, dan kebahagiaan, keluarga besar Bapak Jayadi dan Bapak Tatang menggelar acara tasyakuran cepitan atau khitanan untuk ananda Rayan, pada hari Selasa, 20 Oktober 2026.
Acara yang berlangsung lancar dan tertib ini bukan sekadar tradisi, namun sebuah wujud nyata menjalankan ajaran Kanjeng Nabi Muhammad SAW, dan menjalankan kewajiban setiap orang muslim untuk menyempurnakan fitrah anak laki-laki menjadi seorang muslim yang kaffah.
Sejak pagi hari, halaman rumah keluarga besar sudah dipenuhi oleh para sesepuh, tokoh agama, tokoh masyarakat, kerabat, dan tetangga. Para sesepuh duduk lesehan dengan khidmat, mendengarkan lantunan doa dan tausiyah. Suasana kekeluargaan sangat terasa, gotong royong warga menjadi pemandangan yang indah dan menginspirasi.
Tasyakuran cepitan ini menjadi momentum penting dalam perjalanan hidup Rayan. Khitan bukan hanya tentang kesehatan jasmani, tetapi tentang kebersihan jiwa, kesucian, dan kepatuhan kepada syariat Islam.
Sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah Muhammad SAW, khitan adalah salah satu fitrah bagi umat muslim. Ia adalah tanda kesucian, tanda keislaman, dan tanda kesiapan seorang anak untuk melangkah ke fase kehidupan yang lebih dewasa secara spiritual.
Dalam tausiyah yang disampaikan, para ustadz dan sesepuh mengingatkan bahwa khitan adalah janji suci orang tua kepada Allah SWT. Bahwa anak bukan milik orang tua semata, tetapi amanah yang harus dijaga, dididik, dan dibimbing menuju jalan yang diridhai Allah.
> "Anak adalah titipan Allah. Hari ini kita mensyukuri Rayan telah menjalankan sunnah Nabi Muhammad SAW. Tugas kita selanjutnya adalah mendidiknya menjadi anak yang sholeh, berakhlak mulia, mencintai Al-Quran, berbakti kepada orang tua, dan berguna bagi agama, nusa, dan bangsa," ujar salah satu tokoh agama yang hadir dalam acara tersebut.
Acara tasyakuran ini juga diisi dengan pembacaan doa bersama, sholawat, dan santunan sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat kesehatan dan kelancaran proses cepitan.
Keluarga besar Bapak Jayadi dan Bapak Tatang menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh tamu undangan, tetangga, dan masyarakat yang telah hadir, mendoakan, dan membantu kelancaran acara.
> "Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak. Semoga doa-doa yang dipanjatkan hari ini dikabulkan Allah SWT. Rayan kami doakan menjadi anak yang sholeh, sehat, cerdas, dan berguna bagi agama dan negara, sesuai dengan ajaran masing-masing pemeluk agama, serta menjadi kebanggaan keluarga," ujar perwakilan keluarga besar.
Doa yang sama juga diamini oleh seluruh hadirin yang hadir. Mereka mendoakan Rayan tumbuh menjadi anak yang kuat imannya, luas ilmunya, lembut hatinya, dan teguh dalam menjalankan ajaran agama.
Tasyakuran cepitan Rayan ini menjadi inspirasi bagi masyarakat sekitar. Di tengah zaman modern yang sering melupakan nilai-nilai tradisi dan agama, keluarga besar Bapak Jayadi dan Bapak Tatang justru mengingatkan kembali bahwa tradisi yang dibalut dengan nilai-nilai Islam adalah pondasi yang kuat untuk membangun karakter anak.
Nilai-nilai yang bisa dipetik dari acara ini adalah:
- *Syukur adalah kunci keberkahan.* Setiap nikmat, termasuk kesehatan dan kelancaran khitan, wajib disyukuri dengan tasyakuran dan berbagi kepada sesama.
- *Khitan adalah kewajiban muslim.* Sesuai ajaran Kanjeng Nabi Muhammad SAW, khitan menyempurnakan keislaman seorang anak laki-laki.
- *Keluarga adalah madrasah pertama.* Pendidikan terbaik dimulai dari rumah, dari orang tua yang memberi teladan baik.
- *Silaturahmi mempererat persaudaraan.* Acara ini membuktikan bahwa gotong royong dan kebersamaan warga adalah kekuatan yang tak tergantikan.
- *Anak sholeh adalah investasi akhirat.* Mendidik anak menjadi berguna bagi agama, negara, dan masyarakat adalah cita-cita terbesar orang tua muslim.
Semoga Rayan tumbuh menjadi anak yang sesuai dengan doa dan harapan keluarga besar: menjadi orang yang berguna bagi agama, berguna bagi nusa dan bangsa, berbakti kepada kedua orang tua, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.
Keluarga besar Bapak Jayadi dan Bapak Tatang berharap, dengan tasyakuran ini, Rayan senantiasa diberi kesehatan, keberkahan umur, dan dimudahkan langkahnya dalam menuntut ilmu agama dan ilmu pengetahuan.
Acara ditutup dengan makan bersama, ramah tamah, dan doa penutup. Seluruh tamu pulang dengan wajah ceria, membawa keberkahan dan kenangan manis dari acara cepitan yang berjalan lancar dan penuh keberkahan ini.
Penulis: Maman / Redaksi Media http://Sapujagatnews.com