LEBAK - Di tengah ramainya potongan informasi yang berseliweran di ruang digital, Luki angkat bicara. Ia menegaskan persoalan harus dilihat utuh, bukan sekadar berdasarkan potongan informasi yang beredar.
Dalam audiensi bersama KCD Pendidikan Lebak dan pihak sekolah, Luki menyatakan pihaknya sangat menghormati seluruh keterangan yang disampaikan pihak sekolah. Menurutnya, jika selama ini hubungan sekolah, wartawan, dan LSM sudah berjalan baik, maka itu yang wajib dijaga.
“Kami menghargai apa yang disampaikan pihak sekolah. Kalau memang selama ini hubungan dengan wartawan dan LSM berjalan baik dan tidak ada persoalan, tentu itu yang harus kita jaga bersama,” tegas Luki.
Ia mengingatkan keras, jangan sampai ulah satu oknum merusak marwah seluruh profesi.
“Kalau ada oknum yang melakukan kesalahan, tentu itu persoalan masing-masing dan harus dibuktikan. Jangan sampai kemudian muncul anggapan bahwa semua wartawan atau semua LSM seperti itu,” ujarnya.
Luki menyebut kritik itu wajar dalam dinamika publik. Tapi kritik harus berdasar fakta, proporsional, dan memberi ruang klarifikasi. Bukan asal tuding.
Ia berharap, KCD Pendidikan Lebak, sekolah, wartawan, dan LSM tetap membuka ruang dialog yang sehat dan profesional.
Audiensi ini pun jadi bukti, perbedaan pandangan tidak harus berakhir dengan pertentangan. Di era informasi yang bergerak super cepat, klarifikasi jauh lebih penting sebelum sebuah kabar berubah menjadi persepsi liar
(Muh Syam As/Red)