KAPOLRESTA TANGERANG: KUNCI SUKSES RAJEG ADALAH DIALOG, BUKAN KONFRONTASI
KABUPATEN TANGERANG, SAPUJAGATNEWS - Polemik yang sempat terjadi di wilayah Rajeg, Kabupaten Tangerang, akhirnya berakhir dengan kesepakatan damai. Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Indra M. Indra Waspada Amirullah menegaskan, pendekatan musyawarah menjadi jalan terbaik untuk merawat keamanan dan kerukunan antar warga.
Menurut Kombes Indra, hak setiap warga untuk menjalankan ibadah dengan rasa aman dan nyaman adalah prioritas utama yang dijamin negara.
"Ketika ada perbedaan pendapat di tengah masyarakat, tugas kami bukan menambah panas suasana. Tugas Polri adalah memastikan situasi tetap terkendali, mencegah benturan, dan melindungi semua pihak," tegas Kapolresta, Selasa (22/9).
Ia menjelaskan, persoalan di Rajeg telah diselesaikan secara kekeluargaan melalui musyawarah yang difasilitasi langsung oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang dengan melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan unsur terkait lainnya.
Hasilnya, kedua belah pihak yang sebelumnya berbeda pandangan sepakat untuk berdamai, tidak memperpanjang masalah, dan berkomitmen bersama-sama menjaga kerukunan di lingkungan masing-masing.
Kapolresta juga meluruskan bahwa perdamaian yang dicapai tidak berarti mengesampingkan hukum.
"Bagi kepolisian, damai bukan berarti mengabaikan aturan. Semua tetap kami tangani sesuai ketentuan yang berlaku. Namun ketika para pihak sudah memilih jalan musyawarah, tugas kami adalah memastikan persoalan ini tidak meluas menjadi konflik sosial yang lebih besar. Itu bagian dari menjaga Kamtibmas," jelasnya.
Lebih lanjut, ia berharap dengan adanya kesepakatan ini, kehidupan masyarakat Rajeg bisa kembali normal dan kondusif.
"Yang paling penting sekarang masyarakat bisa kembali tenang. Kegiatan ibadah bisa difasilitasi dengan baik, dan tidak ada lagi yang merasa harus saling berhadapan. Polisi hadir bukan hanya saat masalah terjadi, tapi untuk mencegah masalah menjadi konflik," tutupnya.
Ia pun mengajak seluruh warga Rajeg untuk tidak mudah terprovokasi dan terus mengedepankan sikap saling menghormati.
(Putra/Red)