Ditlantas Polda Metro Jaya Gencar Sikat Pelanggar Lawan Arus dan Nopol Ditutup di Jakarta - Tangsel - Bandara Soetta
JAKARTA, BANTEN - Polda Metro Jaya melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) tidak main-main! Demi keselamatan pengguna jalan, polisi kini memperkuat pencegahan pelanggaran lalu lintas yang paling meresahkan masyarakat: *lawan arus dan penutupan nomor polisi (nopol).*
Aksi tegas namun humanis ini digelar di titik-titik rawan pelanggaran, mulai dari *Jakarta, Tangerang Selatan (Tangsel), hingga Bandara Soekarno-Hatta.*
*Apa saja yang dilakukan petugas?*
- *Pengawasan & Pengaturan* di lapangan secara intensif
- *Edukasi langsung* kepada pengendara yang melanggar
- *Memastikan semua pengguna jalan patuh aturan* dan arah lalu lintas
- *ETLE Handheld* dikerahkan untuk memburu kendaraan dengan nopol tidak terbaca / sengaja ditutupi
- Langkah kepolisian lainnya yang responsif
> "Upaya ini mengedepankan pendekatan humanis untuk merespons keluhan masyarakat, mencegah konflik antarkendaraan, serta menekan risiko kecelakaan dan korban di jalan," ujar sumber di Ditlantas.
Langkah ini adalah jawaban atas banyaknya keluhan warga soal pengendara arogan yang lawan arus dan pelaku yang sengaja menutupi nopol agar lolos dari tilang elektronik. Padahal, aksi lawan arus adalah *penyebab utama kecelakaan fatal dan pemicu konflik di jalan.
Dengan pengawasan ETLE Handheld, kini tidak ada lagi yang bisa sembunyi. Nopol yang ditutupi lakban, dicat, atau ditekuk akan tetap ditindak!
Pesan tegas untuk pengendara: Patuhi aturan, buka nopol Anda, jangan lawan arus. Polisi ada untuk melindungi, bukan untuk ditakuti. Keselamatan Anda adalah prioritas!
(Putra/Red)