Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

KLARIFIKASI KADIS KOMINFO KABUPATEN SOLOK TERKAIT PEMBAYARAN MEDIA

Senin, 14 September 2026 | September 14, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-15T03:38:51Z
SOLOKTerkait sorotan sejumlah wartawan dan pegawai mengenai tata kelola pembayaran media di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Solok, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Solok, Susi Sofianti Saidani, SH.MM, akhirnya memberikan klarifikasi resmi.

Sebelumnya, beredar informasi Surat Pertanggung Jawban (SPJ) sejumlah media disebut sudah lengkap di meja Kepala Dinas, namun belum juga cair.

Dikonfirmasi pada Senin, 14 September 2026 melalui sambungan WhatsApp dan telepon oleh redaksi sapujagatnews.com, Susi menegaskan tidak ada kesengajaan untuk menahan hak wartawan.
"Cuman kan tidak ada maksud lain. Kayaknya ini diperbesar. Kali dua kalilah. Itu kan kalau dalam pekerjaan. Biasa itu resiko jadi Kepala Dinas Kominfo," ujarnya.

Susi menjelaskan, sejak Kamis dan Jumat dirinya mengambil cuti karena harus menjaga suami yang sedang sakit berat.

"Dari hari Kamis saya cuti. Kamis, Jumat. Ya, ini sekarang masih di rumah sakit jagain suami. Kawan ke rumah sakit kalau ada yang saya tanda tangani. Malah waktu cuti pun saya sempatkan ke kantor untuk menandatangani proses untuk menaikkan GU," katanya.

Diketahui suaminya sudah setahun mengalami stroke berat dan pada Kamis malam mengalami panas tinggi sehingga harus dirawat.
Bukan Menahan, Tapi Berproses di Sistem

Menurut Susi, keterlambatan murni karena mekanisme keuangan yang harus dilalui Bendahara, bukan karena ditahan.

"Bukan menempat ya Pak. Jadi kadang ada kelengkapan. Karena setiap menaikkan GU itu kan harus ada proses yang bendahara lakukan. Jadi ada beberapa tahap. Ada penghitungan pengentrian, sekarang pakai sistem semuanya. Kawan-kawan kalau saya bilang mau naikin GU, dikira udah naikin, padahal lagi berproses gitu," jelasnya.

Ia memastikan anggaran untuk kerja sama media memang telah tersedia dan dengan latar belakang sebagai orang keuangan, dirinya lebih berhati-hati dalam pencairan.

"Kalau sengaja itu gak mungkin lah. Uang disediain kok buat kerja sama. Basic saya orang keuangan, makanya agak lebih hati-hati. Emang ibu menjabat sudah berapa lama? Setahun Pak, setahun saya," tegasnya.

Susi juga meluruskan bahwa beban kerja Diskominfo tidak hanya mengurusi relasi media saja.
"Kita juga ada di situ statistik, ada di situ pengamanan cyber, ada di situ untuk pengendalian jaringan internet.

 Jadi bukan hanya relasi media, ada beberapa kegiatan lain juga. Dan kebetulan di saat kerjaan lagi sibuk kita dapat pemalangan suami sakit," ujarnya.

Untuk kepastian pembayaran, Susi memastikan sudah berkoordinasi dengan Sekretaris dan Bendahara Diskominfo.

"Pada intinya besok atau lusa bisa direalisasikan. Tadi saya sudah konfirmasi ke Pak Sekretaris, sudah konfirmasi ke Bendahara," tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, sejumlah wartawan berharap proses pembayaran dapat segera direalisasikan sesuai komitmen yang disampaikan Kepala Dinas.

( Redaksi)
×
Berita Terbaru Update