Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ketua DPC FRIC Lebak Sebut Korkab BGN Lebak Bungkam dan Diduga Tak Bisa Kerja

Selasa, 25 Agustus 2026 | Agustus 25, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-26T01:51:18Z
Ketua DPC FRIC Lebak Sebut Korkab BGN Lebak Bungkam dan Diduga Tak Bisa Kerja

LEBAK, SAPUJAGATNEWS - Ketua DPC Fast Respon Indonesia Cepat (FRIC) Kabupaten Lebak, A. Sutisna, melayangkan kritik keras terhadap Koordinator Kabupaten (Korkab) Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Lebak yang baru.

Sutisna menilai, semenjak pergantian Korkab dari Asep Royani kepada pejabat yang baru, tidak ada perubahan kinerja yang signifikan. Bahkan, ia menyebut Korkab saat ini pasif dan bungkam saat diberi masukan maupun aduan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Semenjak ada pergantian Korkab BGN Kabupaten Lebak yang baru, tidak ada perubahan bahkan kami nilai tidak ada pergerakan. Giliran diduga bungkam di saat diberi masukan maupun aduan dari temuan tim kontrol sosial," ujar A. Sutisna, Rabu (26/08).

Ia menyayangkan sikap tersebut, padahal BGN Pusat saat ini sedang gencar-gencarnya menjalankan program MBG.

"Jangan salah persepsi, kami warga negara yang baik tentunya mendukung program pemerintah agar bisa sukses dan maju, sekaligus kami mengawalnya. Tapi kenapa seharusnya respek setiap aduan demi kebaikan dan kemajuan MBG di Lebak malah diam," tegasnya.

Menurut Sutisna, fungsi Korkab seharusnya menjadi jembatan penyelesaian masalah dengan dapur-dapur SPPG yang ada di Lebak. Namun komunikasi dinilai sangat buruk.

"Kami hubungi via telepon, WA maupun chat jarang sekali dibalas, bahkan kami nilai malas membalasnya. Kalau sudah tidak mau bekerja ya mundur saja, jangan menjadi kambing hitam," lanjutnya.

Pihaknya menegaskan, jika kondisi ini terus dibiarkan, DPC FRIC Lebak tidak hanya akan mengadukan dapur MBG yang bermasalah, tetapi juga akan mengadukan Korkab BGN Lebak itu sendiri ke tingkat atas.

"Kalau begini terus, pasti kami akan adukan bukan hanya dapur MBG nya saja yang bermasalah, tapi Korkab juga akan kami adukan karena diduga malas kerja. Gimana mau tercapai tujuan program MBG kalau Korkabnya seperti ini," pungkasnya.

Diketahui, tujuan utama Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun 2026 adalah:
1. Meningkatkan Kualitas Gizi dan SDM: Menekan angka stunting dan mendukung kecerdasan generasi. 2. Menjangkau 82,9 Juta Penerima Manfaat: Memperluas cakupan ke seluruh pelosok negeri. 3. Pemberdayaan Ekonomi Lokal: Melibatkan petani, nelayan, peternak dan UMKM. 4. Penciptaan Lapangan Kerja: Melalui operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). 5. Pemerataan Wilayah 3T: Mengoptimalkan distribusi di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar. 
Hingga berita ini diterbitkan, Korkab BGN Kabupaten Lebak yang baru belum memberikan keterangan resmi.
(Muh Syam As/Tim)
×
Berita Terbaru Update