SRAGEN – Suasana penuh kehangatan dan canda tawa mewarnai kebersamaan Babinsa Koramil 16/Miri Kodim 0725/Sragen Serka Slamet saat berinteraksi dengan para lanjut usia (lansia) di wilayah binaannya. Momen sederhana tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran Babinsa bukan hanya menjalankan tugas pembinaan wilayah, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan dan semangat bagi masyarakat.
Dengan duduk dan bercengkerama santai, Serka Slamet mengajak para lansia berbincang serta tertawa bersama. Kehangatan yang tercipta membuat para lansia tampak lebih bersemangat dan merasa diperhatikan. Bagi mereka, perhatian dan kebersamaan seperti ini menjadi penyemangat tersendiri dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Menurut Serka Slamet, komunikasi yang akrab dengan masyarakat, termasuk para lansia, merupakan bagian penting dari pembinaan teritorial. Melalui pendekatan yang humanis, hubungan antara TNI dan masyarakat akan semakin erat sehingga berbagai persoalan di lingkungan dapat diketahui dan diselesaikan secara bersama.
"Terkadang kebahagiaan tidak harus diwujudkan dengan hal besar. Duduk bersama, mendengarkan cerita, dan berbagi tawa sudah cukup membuat para orang tua merasa dihargai dan tidak sendiri. Itulah yang ingin terus kami bangun di wilayah binaan," ungkap Serka Slamet.
Melalui kebersamaan yang sederhana namun penuh makna ini, Koramil 16/Miri berharap semangat kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat. Senyum dan tawa para lansia menjadi pengingat bahwa perhatian, kebersamaan, dan rasa saling peduli merupakan modal penting dalam membangun lingkungan yang harmonis, sehat, dan penuh kebahagiaan.
(Agus Kemplu)
[26/6 17.17] Agus Rodo Kemplu (Ark) Humas kodim solo: Kodim 0724/Boyolali Bentuk Generasi Berkarakter Lewat Pembinaan KKRI, Dipadukan Outbound Bangun Kekompakan
Boyolali – Kodim 0724/Boyolali terus menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berjiwa nasionalis, dan memiliki semangat bela negara melalui kegiatan Pembinaan Kader Kesadaran Bela Negara dan Resiliensi Indonesia (KKRI). Program ini menjadi salah satu upaya nyata untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada para pelajar sejak dini.
Kegiatan pembinaan KKRI bertujuan menanamkan nilai-nilai kebangsaan yang berlandaskan Pancasila, meningkatkan kesadaran bela negara, serta membentengi generasi muda dari berbagai bentuk perilaku menyimpang yang dapat mengancam masa depan bangsa.
Sebanyak sekitar 60 pelajar dari berbagai SMA dan SMK di Kabupaten Boyolali mengikuti kegiatan ini. Pembinaan dirancang sebagai program berkelanjutan yang dilaksanakan setiap triwulan sehingga para peserta memperoleh pembinaan secara konsisten dan berkesinambungan.
Selama kegiatan, para peserta akan menerima berbagai materi, baik teori maupun praktik. Materi yang diberikan meliputi wawasan kebangsaan, nilai-nilai Pancasila, kedisiplinan, kepemimpinan, bela negara, hingga pembentukan karakter yang diharapkan mampu menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari.
Tidak hanya berisi pembelajaran di dalam kelas, kegiatan juga dikemas secara menarik melalui sesi outbound sebagai penyegaran. Berbagai permainan edukatif disiapkan untuk melatih kekompakan, membangun kerja sama tim, meningkatkan komunikasi, serta menumbuhkan rasa saling percaya di antara para peserta.
Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Gunawan Nurbathin menegaskan bahwa generasi muda merupakan aset bangsa yang harus dipersiapkan menjadi pribadi yang tangguh, disiplin, dan memiliki rasa cinta tanah air. Melalui pembinaan KKRI, diharapkan lahir kader-kader muda yang mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Dengan perpaduan materi kebangsaan, praktik lapangan, dan kegiatan outbound, program KKRI Kodim 0724/Boyolali diharapkan mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, semangat gotong royong, serta komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
(Husn/Red)
