Ketua Fast Respon Indonesia Center (FRIC) DPC Lebak Dukung Penuh Polri Berantas Peredaran Narkoba Dan Penyalahgunaanya
SJN || LEBAK,_Sungguh sudah memprihatinkan di kabupaten Lebak harus menjadi perhatian serius oleh semua pihak pemerintah maupun semua lapisan masyarakat,terkait sudah merebaknya peredaran Narkoba serta obat tanpa izin edar yang bisa merusak generasi penerus
khususnya obat keras golongan G yang begitu mudah didapat di kalangan remaja
09/05/2026
Fast respon Indonesia Center DPC Lebak akan selalu bersinergi dengan Polri khususnya Satreskrim Polres Lebak
Di Lebak diduga sudah di jadikan sarang peredaran obat terlarang narkoba maupun penyalahgunaan oleh generasi penerus khususnya kalangan anak-anak remaja,itu sebuah tantangan bagi kita untuk menangkisnya dengan gerakan yang bisa di pahami dan menutup rapat-rapat peredaran obat terlarang tersebut dengan berbagai macam cara,karena kita tahu dengan majunya sumber digital cukup sulit untuk menghentikannya dan menutupnya secara instan,tegas A.Sutisna ketua FRIC Lebak.
Dengan cara kita bisa melalui pendekatan yang humanis agar bisa di pahami oleh kalangan remaja tentang bahaya konsumsi obat atau penyalahgunaannya, setidaknya bisa meminimalisir pengguna dan menutup akses peredarannya,imbuhnya.
Dengan penguatan komunikasi yang baik dengan keluarga, membangun lingkungan rumah yang suportif dan penuh empati
Orang tua dilingkungan didorong untuk menjadi pendengar yang baik guna membantu anak mengelola tekanan emosional tanpa beralih ke zat terlarang.
Edukasi dan pemberdayaan di masayarakat agar
diberikan pemahaman mendalam tentang bahaya narkoba melalui dialog yang edukatif disamping memberikan informasi dan edukasi sanksi hukum.
Peran tokoh agama dan organisasi sosial juga sangat penting untuk memperkuat dan memberikan dukungan komunitas bagi mereka yang sedang dalam pemulihan,tutupnya.
(Yana Kumis/Red)
