6 Tahun Mati Suri, AMS Kabupaten Bekasi Bangkit dan Sukses Gelar Musdis
BEKASI - Organisasi kemasyarakatan Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Distrik 024 Kabupaten Bekasi resmi bangkit kembali dari masa vakum selama enam tahun. Momentum kebangkitan tersebut ditandai dengan suksesnya gelaran Musyawarah Distrik (Musdis) sekaligus penetapan ketua baru untuk masa bakti periode 2026-2031.
Kegiatan tersebut berlangsung dengan khidmat di Cafe Queen, Jalan Raya Pilar-Sukatani, Desa Sukaraya, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, pada Senin (25/5/2026). Forum tertinggi tingkat daerah ini membawa agenda utama untuk merehabilitasi struktur organisasi dan memilih pemimpin baru.
"Kami membuktikan bahwa Kabupaten Bekasi yang sudah enam tahun tertidur, tahun ini mulai bangun," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Distrik AMS Kabupaten Bekasi, Kang Budi Purwa, saat memberikan laporan di Karang Bahagia, Bekasi, Senin (25/5/2026).
Budi menjelaskan bahwa kepengurusan AMS Kabupaten Bekasi sempat dinyatakan beku sejak tahun 2020 karena masa jabatan kepengurusan sebelumnya telah habis. Namun, berkat kerja keras tim caretaker dari unsur pusat maupun daerah, roda organisasi kini berhasil digerakkan kembali. Antusiasme kader terlihat sangat tinggi, di mana 17 dari total 18 rayon pemegang mandat di wilayah Kabupaten Bekasi hadir sehingga memenuhi syarat kuorum.
Dihadiri Tokoh Pusat dan Upacara Khidmat
Acara Musdis ini dihadiri langsung oleh sejumlah tokoh penting organisasi. Di antaranya adalah Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) AMS Dr. Ruli Alfiadi, Ketua Umum Pitaloka AMS Pusat Ibu Hajah Eis Purnama, serta Ketua Pitaloka Kabupaten Bekasi Ibu Ari Kastuti. Selain itu, para ulama, tokoh sesepuh, dan ratusan kader berpakaian seragam loreng khas organisasi turut memenuhi ruang acara.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Ustadz Nasrullah. Setelah itu, seluruh peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya, disusul dengan mengumandangkan Wangsit Siliwangi serta Himne AMS yang dipimpin oleh jajaran Pitaloka Kabupaten Bekasi.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian laporan ketua pelaksana, sambutan-sambutan, dan pembacaan doa. Setelah sesi sambutan selesai, agenda memasuki Rapat Paripurna Musdis yang dipimpin langsung oleh Ketua Caretaker, Kang Budi Purwa, sebelum akhirnya ditunda sementara (skors) untuk istirahat, shalat, dan makan (ishoma).
Ketum PP AMS Tegaskan Demokratisasi Organisasi
Lebih lanjut, Ketua Umum PP AMS, Dr. Ruli Alfiadi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada tim caretaker dan seluruh jajaran panitia. Ruli menekankan bahwa terpenuhinya semua unsur konstitusi jauh lebih penting daripada kemewahan acara.
"Enam tahun bayangkan, Kabupaten Bekasi ini tidak pernah bisa melaksanakan Musdis. Yang terpenting bagi saya, semua unsur konstitusi kita penuhi. Musdis ini menjadi starting point bagi AMS Kabupaten Bekasi untuk kembali bangkit dan solid ke depan," tegas Ruli di hadapan para peserta, Senin (25/5/2026).
Ruli juga menegaskan bahwa dirinya tidak akan mengintervensi pemilihan ketua baru demi menerapkan proses demokratisasi yang sehat di internal organisasi. Seluruh rayon diberikan kebebasan penuh untuk menentukan pilihan calon ketua berdasarkan hati nurani.
Dalam kesempatan tersebut, Ruli mengapresiasi kebangkitan organisasi sayap perempuan, Pitaloka AMS Kabupaten Bekasi, yang dinilai mandiri karena mampu terbentuk sebelum pengurus distrik utama resmi dilantik. Ia pun mengingatkan seluruh kader untuk selalu menjaga marwah organisasi dan tidak menyalahgunakan atribut seragam.
"Sesuai semangat Pakusarakan, kader AMS harus selalu siap mengabdikan diri untuk kepentingan bangsa, negara, dan masyarakat," tambah Ruli.
Beno Kuswara Terpilih, Ditutup dengan Potong Tumpeng
Selepas merampungkan seluruh agenda sidang pleno dan pembacaan tata tertib musyawarah, seluruh perwakilan kader secara mufakat memilih kepengurusan yang baru. Berdasarkan keputusan resmi forum, Beno Kuswara resmi ditetapkan sebagai Ketua AMS Distrik 024 Kabupaten Bekasi periode 2026-2031.
Pantauan di lokasi menunjukkan suasana ruangan langsung riuh oleh tepuk tangan para anggota saat panitia menyerahkan bendera pataka organisasi ke atas podium sebagai simbol estafet kepemimpinan yang sah.
Acara kemudian diakhiri dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh ketua terpilih, Beno Kuswara, bersama jajaran pengurus sebagai bentuk rasa syukur atas kelancaran musyawarah. Melalui momentum ini, Beno menyatakan komitmennya untuk menjaga soliditas organisasi, melestarikan nilai budaya Siliwangi, serta siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mengawal berbagai program pembangunan sosial di wilayah Kabupaten Bekasi.
(Putra/Red)
