Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Halal Bihalal Tahunan Warga Blok H 9: Menjaga Keakraban dan Menghapus Dendam di Tengah Kesibukan

Sabtu, 04 April 2026 | April 04, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-04T16:02:19Z
SJN||KABUPATEN BEKASI – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Jalan Jeruk 9, RT 06 RW 14, Perumahan Bumi Cikarang Makmur (BCM), Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan. Warga Blok H 9 menggelar acara Halal Bihalal tahunan yang telah menjadi tradisi rutin setiap tahun, sebagai sarana untuk mempererat tali persaudaraan di antara sesama warga.
 
Acara yang digagas dan diselenggarakan oleh Ketua Gang, Bapak Dedi, ini berlangsung dengan lancar dan dihadiri oleh warga dari berbagai kalangan. Kegiatan resmi dibuka oleh Bapak Sugito selaku perwakilan warga setempat, yang sekaligus menyampaikan sambutan serta doa dalam rangkaian acara tersebut.
Dalam penyampaiannya, Sugito terlebih dahulu menyampaikan penghormatan kepada para tokoh agama, pejabat setempat, pengurus RT/RW, serta seluruh jajaran pengelola lingkungan. Ia juga menyebutkan peran penting koordinator lapangan, Bapak Dedi dan Bapak Yudi, dalam menyukseskan acara ini. "Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan agar bisa menciptakan lingkungan yang rukun, damai, dan bersih," ujarnya.
 
Selain itu, dalam kesempatan yang penuh haru itu, Sugito juga menyampaikan penghormatan khusus untuk mendiang Bapak Jepry Gobang Sosok yang dulunya aktif di lingkungan tersebut diharapkan dapat menjadi teladan bagi warga yang masih ada. "Semoga jejak kebaikan beliau memberikan manfaat, dan kita bisa meneladani sifat-sifat mulia yang pernah ditunjukkan beliau," tambahnya.
 
Sugito juga mengajak seluruh warga untuk bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala atas segala nikmat yang masih diberikan, mulai dari iman, kesehatan jasmani dan rohani, hingga kecukupan ekonomi. Ia menilai antusiasme warga yang hadir dengan wajah ceria meski di tengah kesibukan sehari-hari adalah bukti nyata karunia tersebut. Tak lupa, ia juga mengajak warga untuk senantiasa bershalawat kepada Nabi Besar Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam sebagai bekal mendapatkan syafaat di akhirat kelak.
 
Lebih lanjut, Sugito menekankan pentingnya acara ini sebagai satu-satunya momen di mana warga bisa berkumpul secara utuh. Mengingat kesibukan masing-masing dan perbedaan jam kerja, baik itu giliran kerja pertama, kedua, maupun ketiga, membuat pertemuan secara tatap muka menjadi sangat jarang terjadi di hari biasa. "Tanpa acara seperti ini, mustahil kita bisa bersalaman satu sama lain. Oleh karena itu, manfaatkanlah momen ini sebaik-baiknya," ujarnya.
 
Di akhir sambutannya, Sugito mengajak seluruh warga untuk saling memaafkan. Ia menyadari bahwa memaafkan jauh lebih sulit daripada meminta maaf, namun menyimpan dendam tidak membawa keuntungan apa pun, bahkan bisa menjadi penyakit hati. Ia mengingatkan, jika bersalah kepada Allah, perbaikannya adalah dengan bertaubat, namun jika bersalah kepada sesama manusia, maka wajib meminta maaf secara langsung.
 
"Semoga dengan saling memaafkan ini, hubungan kita semakin erat, bersih dari rasa benci, dan tercipta kedamaian sejati di lingkungan kita," pungkas Sugito menutup sambutannya disambut tepuk tangan hangat dari seluruh warga yang hadir.
 
Setelah rangkaian acara resmi selesai, suasana semakin akrab dan santai. Warga pun langsung terlibat dalam sesi ramah tamah, di mana mereka saling bersalaman, bermaaf-maafan satu sama lain untuk membersihkan hati, serta mengabadikan momen kebersamaan tersebut melalui sesi foto bersama.
(Putra/Red)
×
Berita Terbaru Update