Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

FRIC DPW Banten Dirikan Posko Mudik Lebaran 2026, Wujud Loyalitas kepada Korps Polri

Selasa, 10 Maret 2026 | Maret 10, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-11T04:37:13Z
SJN ||Kabupaten Tangerang – Organisasi pers Fast Respon Indonesia Center (FRIC) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Banten menegaskan komitmennya dalam mendukung keamanan dan kelancaran arus mudik Lebaran 2026 dengan mendirikan Posko Mudik FRIC di wilayah Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Posko tersebut berlokasi di Jl. Raya Pasar Kemis – Kedaton, Cikupa, Kabupaten Tangerang, dan akan menjadi pusat koordinasi serta pelayanan informasi bagi masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di jalur strategis tersebut.

Keberadaan posko ini merupakan bentuk partisipasi aktif organisasi pers dalam mendukung upaya pengamanan dan pelayanan publik selama periode mudik Lebaran, sekaligus memperkuat sinergi dengan aparat kepolisian. Dengan mengusung slogan FRIC “ Loyal kepada Korps Polri,” organisasi ini menegaskan komitmennya untuk terus mendukung stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ketua FRIC DPW Banten, Habibi, menyampaikan bahwa pendirian posko mudik tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial organisasi pers dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

Menurutnya, momentum mudik Lebaran bukan hanya soal perjalanan pulang kampung, tetapi juga menyangkut aspek keselamatan, informasi, dan koordinasi dari berbagai pihak.

“FRIC DPW Banten hadir sebagai mitra strategis yang siap bersinergi dengan kepolisian serta unsur masyarakat lainnya. Posko mudik ini kami dirikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus komitmen kami dalam mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026,” ujar Habibi (11/03/2026).

Ia menegaskan bahwa keberadaan wartawan yang tergabung dalam FRIC juga memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang akurat, cepat, dan bertanggung jawab kepada publik.

“Pers memiliki fungsi strategis sebagai jembatan informasi antara masyarakat dan aparat. Oleh karena itu, melalui posko ini kami berharap dapat membantu memberikan informasi yang jelas, edukatif, dan menenangkan bagi para pemudik,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Komunikasi dan Informatika FRIC DPW Banten, M. Ismail, menekankan pentingnya peran komunikasi publik dalam mendukung kelancaran mudik. Ia menjelaskan bahwa posko tersebut tidak hanya menjadi titik koordinasi, tetapi juga pusat informasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Menurut M. Ismail, arus mudik merupakan fenomena sosial berskala besar yang membutuhkan manajemen informasi yang baik agar masyarakat dapat memperoleh informasi yang benar dan tidak menimbulkan kepanikan.

“FRIC sebagai organisasi pers memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk memastikan informasi yang beredar kepada masyarakat bersifat akurat, berimbang, dan edukatif. Posko mudik ini menjadi salah satu sarana kami untuk menghadirkan komunikasi publik yang efektif serta mendukung kerja-kerja kepolisian di lapangan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara pers dan kepolisian merupakan elemen penting dalam menjaga stabilitas sosial, terutama pada momentum besar seperti Lebaran.

“Dengan semangat ‘FRIC Loyal kepada Korps Polri’, kami ingin menunjukkan bahwa pers tidak hanya menjalankan fungsi kontrol sosial, tetapi juga berperan sebagai mitra konstruktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata M. Ismail.

Sekretaris Wilayah FRIC DPW Banten, Nuryadi, menuturkan bahwa posko tersebut akan diisi oleh para anggota FRIC yang secara bergiliran bertugas memberikan pelayanan informasi serta membantu koordinasi dengan pihak terkait.

Ia menjelaskan bahwa selain memberikan informasi kepada para pemudik, posko juga berfungsi sebagai tempat istirahat sementara bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Posko ini kami siapkan sebagai ruang pelayanan yang terbuka bagi masyarakat. Para pemudik dapat berhenti sejenak untuk beristirahat, memperoleh informasi jalur mudik, atau sekadar berkoordinasi apabila membutuhkan bantuan,” jelas Nuryadi.

Menurutnya, keterlibatan organisasi pers dalam kegiatan sosial seperti ini menunjukkan bahwa wartawan tidak hanya bekerja di balik meja redaksi, tetapi juga hadir secara langsung di tengah masyarakat.

Hal senada disampaikan oleh Wakil Ketua FRIC DPW Banten, Sopiyan Hadi, yang menegaskan bahwa keberadaan posko mudik merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap keselamatan perjalanan masyarakat.

“Keselamatan pemudik merupakan prioritas bersama. Dengan adanya posko ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi kecil namun berarti dalam menciptakan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan tertib,” ujarnya.

Sopiyan juga menilai bahwa sinergi antara organisasi masyarakat, pers, dan aparat penegak hukum menjadi kunci penting dalam menjaga kondusivitas selama musim mudik.


Sementara itu, Ketua Satuan Tugas (Satgas) FRIC Banten, Adit Batara, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan personel yang akan bertugas di posko secara bergantian selama periode mudik Lebaran.



Menurutnya, Satgas FRIC akan memastikan bahwa seluruh kegiatan di posko berjalan dengan tertib serta tetap mengedepankan koordinasi dengan aparat kepolisian setempat.


“Satgas FRIC Banten siap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Kami akan memastikan posko ini dapat berfungsi secara optimal dalam membantu masyarakat sekaligus mendukung pengamanan yang dilakukan oleh kepolisian,” kata Adit Batara.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh anggota FRIC yang terlibat dalam kegiatan ini akan mengedepankan prinsip profesionalisme, kedisiplinan, dan integritas.


Momentum mudik Lebaran setiap tahunnya selalu menjadi perhatian berbagai pihak karena melibatkan mobilitas masyarakat dalam jumlah besar. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, organisasi masyarakat, dan pers menjadi sangat penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.


Melalui pendirian Posko Mudik Lebaran 2026, FRIC DPW Banten berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung kelancaran arus mudik sekaligus memperkuat sinergi antara pers, masyarakat, dan kepolisian.

Dengan semangat kebersamaan serta komitmen terhadap profesionalisme jurnalistik, FRIC DPW Banten menegaskan bahwa kehadiran pers di tengah masyarakat tidak hanya sebatas menyampaikan berita, tetapi juga menjadi bagian dari solusi dalam menjaga ketertiban dan keselamatan publik.
(Husna/Red)
×
Berita Terbaru Update