CIMAHI - Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center (FRIC), H. Dian Surahman, angkat bicara soal sosok Kapolres Cimahi AKBP Moh. Faruk Rozi, S.H., S.I.K., http://M.Si.
Bukan karena pangkat, tapi karena kecepatan merespon keluhan warga. Di mata Ketum FRIC, AKBP Faruk Rozi adalah contoh polisi yang tidak mempersulit masyarakat.
"Begitu kita sampaikan ada kebutuhan masyarakat, beliau tidak menunda. Langsung sigap, langsung bergerak. Ini langka. Biasanya kan butuh proses berbelit. Tapi beliau tunjukkan, kalau untuk kepentingan rakyat, harus cepat," tegas H. Dian Surahman, Sabtu (28/9).
Menurutnya, inilah wajah Polri Presisi yang diinginkan publik. Polri yang tidak hanya ada di kantor, tapi hadir dan bisa dihubungi saat masyarakat benar-benar butuh.
"Polri yang kita mau itu sederhana: mau mendengar dan cepat merespon. Sepanjang sesuai aturan dan kewenangan, kasih solusi. Jangan dipersulit. Kapolres Cimahi sudah kasih contoh itu," ujarnya.
Ketum FRIC menegaskan, pihaknya akan selalu objektif. Jika ada yang salah, FRIC akan kritik keras dengan data. Namun jika ada pejabat Polri yang bekerja nyata dan tulus melayani, FRIC tidak akan sungkan memberi apresiasi di depan publik.
---
*VERSI 2 - JUDUL RESMI & TEGAS (Buat Rilis Media Nasional)*
*Ketum FRIC: Kapolres Cimahi AKBP Faruk Rozi Jawaban atas Kerinduan Publik Akan Polisi Responsif*
*CIMAHI, FRICNews* - Kepercayaan publik terhadap Polri dinilai kembali menguat di wilayah hukum Polres Cimahi.
Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center (FRIC) H. Dian Surahman memberikan apresiasi terbuka kepada Kapolres Cimahi AKBP Moh. Faruk Rozi atas dedikasi dan kecepatan pelayanan kepada masyarakat.
Dian menilai, komunikasi yang terbuka dan tanpa sekat antara masyarakat dengan Kapolres menjadi kunci utama.
"Saat ini yang dibutuhkan masyarakat adalah polisi yang mudah dihubungi dan cepat bertindak. AKBP Faruk Rozi menunjukkan itu. Responsnya cepat ketika diminta bantuan untuk kepentingan masyarakat," ungkap Dian.
Ia menambahkan, apresiasi ini penting sebagai bentuk dukungan moral agar semangat Polri yang melayani terus tumbuh.
"FRIC akan terus objektif. Kami kritik jika ada yang menyimpang, tapi kami juga wajib apresiasi jika ada yang berprestasi. Ini untuk memperkuat sinergi antara masyarakat dan Polri, agar setiap persoalan warga bisa ditangani secara cepat, tepat, dan tetap dalam koridor hukum," pungkasnya.
(Putra/Red)